Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Juli 2015

Tenaga Kerja Muda RI Lebih Terlatih Dibanding Filipina



(Foto: Singapore Management University)


Liputan6.com, Jakarta - Rendahnya kemampuan dan keahlian kerja masih menjadi kendala utama bagi para pemuda yang belum memiliki pengalaman untuk masuk ke dunia tenaga kerja di berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Meski demikian, Ekonom Bank Dunia di bidang Human Development Economics untuk Asia Tengah dah Eropa, Truman Packard menilai para pemuda Indonesia memiliki pendidikan dan pelatihan kerja yang lebih baik dibandingkan calon tenaga kerja muda di Filipina.

"Jumlah tenaga kerja muda berusia 18-24 tahun yang belum mendapatkan pendidikan dan pelatihan kerja yang cukup terus meningkat di Filipina. Angkanya kini melampaui jumlah tenaga kerja tidak terampil di Indonesia dan Papua Nugini," ungkap Truman Packard saat ditemui di Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Secara keseluruhan di kawasan Asia Pasifik, Truman mencatat, lebih dari 30% penduduk berusia 15-24 tahun sama sekali tertinggal di pasar tenaga kerja. Artinya, para pemuda di usia tersebut tidak memiliki pekerjaan maupun mengenyam pendidikan serta pelatihan kerja yang cukup.

Berdasarkan laporan Bank Dunia bertajuk `East Asia Pacific at Work`, Truman juga menjelaskan, Filipina menunjukkan tingkat produktivitas tenaga kerja yang cukup rendah. Sebaliknya, Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang cukup lumayan dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja.

Meski demikian, pemerintah Indonesia masih dapat terus meningkatkan produktivitas tenaga kerjanya menjadi jauh lebih baik.

Karenanya, Truman menyarankan negara-negara di Asia Pasifik untuk mengalihkan perhatian pada sejumlah hal yang lebih mendasar seperti menjaga stabilitas harga, serta mendorong investasi dan inovasi. Tak hanya itu, pemerintah juga perlu mendukung berbagai kebijakan yang dapat mendorong usaha kecil dan menengah.

"Bisnis berskala kecil dan menengah telah terbukti dapat membantu penciptaan lapangan kerja di berbagai negara," ujarnya.

sumber : liputan6com

Kamis, 23 Juli 2015

10 Tipe Pekerjaan Bagi Si Pemalu






Tak bisa dipungkiri jika banyak orang yang memiliki sifat pemalu merasa kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai. Dunia kerja membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik antar sesama pegawai, serta kekompakan kerja tim yang solid. Namun bagi si pemalu, hal ini merupakan sebuah kesulitan tersendiri. 

Namun ada juga beberapa profesi yang tidak membutuhkan hal-hal tersebut dan cukup menunjukkan kemandirian karakter dan profesionalisme kerja. 10 profesi di bawah ini diperkirakan cocok untuk orang yang memiliki sifat pemalu. Gaji yang ditawarkan pun cukup tinggi. Nah, Anda bisa memilih salah satunya. Read on!

1.Ahli Software


Dibutuhkan kemampuan analisa yang tinggi. Hal-hal yang berhubungan dengan perangkat lunak dan komputerisasi ini membutuhkan seseorang yang memang biasa menyelesaikan problem tanpa bantuan orang lain. Tantangannya, ia harus tetap update dengan perkembangan dunia teknologi terkini.

2.Akuntan


Seorang akuntan memiliki banyak waktu pribadi untuk menyelesaikan masalah-masalah keuangan yang kompleks. Ditemani oleh dokumen-dokumen pemasukan dan pengeluaran perusahaan, ia akan berkutat dengan angka-angka yang membutuhkan fokus tingkat tinggi. Tentu saja hal ini membuatnya tidak boleh diganggu dan membuatnya banyak bekerja seorang diri.

3.Desainer Grafis


Bekerja dengan waktu yang fleksibel, seorang desainer grafis bekerja secara independen menghasilkan proyek yang berbeda-beda untuk klien. Dengan kreativitas dan imajinasi yang tinggi, profesi ini sangat sesuai bagi mereka yang senang bekerja seorang diri.

4.Seniman


Profesi ini tidak membutuhkan atasan maupun bawahan. Ia bisa bekerja kapanpun ia mau. Menghasilkan sebuah karya dalam kurun waktu yang tidak sebentar. Interaksi dengan orang lain hanyalah alternatif, yakni saat ia berbincang dengan calon pembeli saat pameran karyanya.

5.Penerjemah


Menerjemahkan bahasa merupakan kemampuan yang dicari oleh banyak profesi lainnya, mulai dari dunia politik hingga bisnis. Sekali bekerja, seorang penerjemah mendapatkan honor yang cukup besar, namun ia dituntut untuk mempersiapkan diri untuk kata-kata yang sulit sesuai permintaan kliennya. Ia pun bisa membuat bisnis sendiri dengan membuka agensi khusus penerjemah.

6.Penulis


Bagi mereka yang hobi menulis, pekerjaan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk merangkum sekumpulan daya imajinasi maupun fakta ke dalam sebuah buku. Fokus dengan tulisannya, seorang penulis tidak bisa diganggu saat sedang menyelesaikan sebuah buku. ia juga banyak menggunakan referensi dari buku lainnya, yang mana hal ini akan membuatnya banyak bekerja sendirian.

7.Paralegal


Seorang paralegal memiliki sistematika kerja mirip dengan akuntan, bedanya ia akan berkutat dengan isi kontrak yang disesuaikan dengan jalur hukum. Profesi ini sangat sesuai bagi mereka yang senang melakukan riset, terutama pasal-pasal hukum maupun detail perjanjian. Pekerjaan ini tidak membutuhkan tim dan bagus sebagai batu loncatan karir di bidang hukum.

8.Farmasi


Bagi mereka yang pemalu, dunia farmasi menawarkan banyak waktu untuk bekerja sendiri, namun tidak tertutup kemungkinan untuk membuka obrolan dengan orang lain, dalam hal ini pasien. Dengan ritme kerja harian yang tetap, banyak pekerja memiliki waktu untuk diri sendiri dengan obat-obatan yang siap diracik.

9.Insinyur Sipil


Kerja tim memang salah satu bagian dari pekerjaan ini, namun saat pekerjaan masuk ke tahap yang lebih detail, seorang insinyur sipil membutuhkan fokus bekerja seorang diri. Mengerjakan proyek infrastruktur seperti terowongan hingga jalan layang, merupakan sebuah profesi yang menuntut tanggung jawab tinggi, karena hasil kerjanya akan digunakan oleh orang banyak.

10.Analis Pasar


Dalam dunia bisnis, profesi ini dibutuhkan untuk menetapkan langkah yang tepat sebelum memulai suatu proyek besar yang mengeluarkan banyak modal perusahaan. Ia harus melakukan riset terhadap pasar, mulai dari tren, pembeli, kondisi negara dan banyak detail lainnya. 

Orang dengan sifat pemalu akan menemukan dirinya sibuk dengan serangkaian tugas yang berhubungan dengan pengumpulan data. Dalam banyak kasus, si pemalu justru bisa menjadi lebih sosial karena profesi ini juga melibatkan nara sumber.

sumber : carapedia.com

Orang Malas Bekerja pada Jam ini, Bagaimana Mengatasinya?






Dalam segala aktivitas, pasti ada waktu dimana seseorang merasa malas mengerjakan apapun. Di kombinasi dengan rasa kenyang setelah makan siang menyebabkan kantuk, rasa ingin cepat sampai rumah, tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Waktu dimana beberapa pekerja menunjukkan ketidak fokusan mereka pada apa yang sedang mereka kerjakan.

Mengutip Daily Mail, biasanya rasa malas menyerang pada sore hari sekitar pukul 14.55. Pada waktu ini menurut penelitian di Inggris, banyak pekerjan hanya duduk di depan meja kerja namun tidak mengerjakan pekerjaan mereka. Mereka kehilangan konsentrasi sehingga mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan ngobrol dengan teman, aktif di media sosial, berselancar mencari – cari berita, bergosip, sibuk merencanakan acara malam hari atau akan menyiapkan menu apa di rumah nanti.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kondisi pekerja yang sedang berada pada puncak konsentrasi mereka yaitu pada pukul 10.26. Jam ini adalah waktu produktif yang dimiliki pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Nah, sayangnya mereka tidak mampu menjaga produktivitas mereka dengan seimbang, sehingga rasa malas selalu hadir.

Bagaimana mengatasi rasa malas menyerang mereka saat bekerja? Beberapa jurus ini bisa Anda coba untuk mengatasi hal tersebut.

1. Berjalan-jalan Sebentar

Dengan berjalan-jalan di luar ruangan akan membuat mata Anda lebih segar dari sebelumnya. Waktu terbaik untuk berjalan-jalan adalah setelah makan siang, misalnya duduk santai di taman kantor sejenak menghirup udara siang yang segar.

Kemungkinan rasa malas dipicu oleh rasa bosan berada di dalam ruang kerja seharian. Sehingga mereka butuh suasana lain untuk membangkitkan semangat mereka lagi. Selain untuk cuci mata, juga untuk membakal kalori setelah makan siang agar rasa kantuk tidak menyerang akibat kekenyangan.

2. Bersih-bersih

Jika saat sore hari Anda bingung dan bosan melakukan pekerjaan Anda, sebaiknya berhentilah bekerja sejenak. Membersihkan ruang kerja, merapikan meja dan rak buku, membersihkan inboks dari spam di email Anda akan mengembalikan konsentrasi Anda yang tadi menghilang.

3. Menelepon

Biasanya mendengar suara seseorang yang dekat dengan kita melalui telepon akan membantu membangkitkan semangat bekerja. Lakukan obrolan singkat pada jam-jam tersebut misanya menanyakan kepada suami, anak, atau pacar tentang rencana malam hari, menu masakan, rencana akhir pecan dan sebagainya.

4. Mendengarkan Musik

Tentunya akan semakin membosankan jika bekerja tanpa ada suara musik menemani, walaupun disaat-saat konsentrasi tinggi ada beberapa yang tidak bisa mendengarkan musik. Namun dengan musik, bisa membantu meningkatkan mood bekerja Anda.

5. Makan Cokelat atau minum kopi

Kafein cukup efektif menghilangkan rasa kantuk setelah makan siang. Namun jika Anda tidak terbiasa dengan kopi bisa menggantinya dengan dark chocolate. Cokelat jenis ini mengandung lemak sehat sehingga tidak membuat tubuh gemuk, namun antioksidannya bisa mengusir rasa lesu agar terus semangat bekerja.

Strategi Mengembangkan Toko Kelontong





Apakah pembeli toko anda selalu orang itu-itu saja? Atau apakah omset toko Anda tidak mengalami kenaikan? Atau apakah penghasilan toko yang sudah Anda simpan jumlahnya sudah lumayan banyak dan ingin memaksimalkan bisnis anda? Mungkin anda sudah saatnya untuk mengembangkan bisnis agar mencapai hasil yang lebih maksimal. Apalagi kini banyak bermunculan minimarket dengan sistem franchise.

Setiap pelaku bisnis tentu ingin usaha yang digelutinya semakin berkembang, demikian pula dengan bisnis toko kelontong. Bisa jadi cara yang ditempuh untuk jenis bisnis berbeda-beda. Adapun untuk bisnis toko kelontong. Ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh. Berikut strategi mengembangkan bisnis toko kelontong Anda.

1. Menambah item/nama barang

Tentunya tidak asal menambah jumlah dan jenis barang, tetapi harus ada pemikiran barang apa saja yang kira-kira dibutuhkan orang yang belum ada di toko Anda. Jenisnya bisa beragam, mulai dari makanan, minuman ringan, kebutuhan bayi, es krim, obat-obatan, alat-alat kebersihan, alat-alat listrik, pulsa, air galon, elpiji, dan lain-lainnya.

Hal ini bisa dilakukan atas dasar inisiatif atau pemantauan Anda sendiri atau karena banyaknya orang yang menanyakan suatu barang di toko Anda tapi tidak tersedia. Dengan semakin banyak item barang peluang bertambahnya omset juga semakin besar.

2. Menambah segmen pasar

Amati lingkungan di sekitar Anda segmen pasar mana yang belum tersentuh, mulai dari anak-anak, pedagang, anak sekolah, pekerja kantor, dan lainnya. Segmen anak-anak bisa berupa jajanan, mainan atau minuman. Untuk segmen pedagang berupa bahan keperluan dapur sedangkan segmen anak sekolah berupa alat tulis.

3. Menambah jasa

Misalnya jasa laundry, loket pembayaran PLN atau Telkom. Untuk jasa laundry anda tidak perlu keluar modal karena banyak pemilik laundry yang menjalin kemitraan dengan sistem prosentase. Anda hanya cukup pasang papan nama, lalu tinggal menunggu pelanggan. Sedangkan untuk loket pembayaran PLN atau Telkom anda perlu mengeluarkan modal untuk menyediakan perangkat seperti komputer, modem atau langganan internet dan printer serta deposit yang memadai.

4. Memperbanyak titipan

Biasanya barangnya berupa makanan atau pernak-pernik. Anda tidak perlu mengeluarkan modal serta tidak menanggung resiko apabila tidak laku. Anda hanya perlu menjualnya saja. Walaupun Anda tidak mengeluarkan modal tapi keuntungannya lumayan untuk itu makin banyak titipan peluang menambah omset akan semakin besar.

5. Menjadi semi agen

Bila selama ini Anda menjual barang secara eceran coba untuk menjual barang secara partai/grosir atau untuk dijual kembali, sasaran utamanya warung-warung kecil. Usahakan agar harga jual Anda bersaing dengan agen atau beda yang tidak terlalu besar salah satu caranya adalah dengan belanja barang di agen minimal 1 dus atau partai besar. Anda bisa nego dengan agen langganan. 

6. Membuka Cabang

Dengan membuka cabang tentu saja akan semakin menambah omset dan penghasilan. Anda bisa mencari lokasi lain yang lebih strategis, tentu dengan pengalaman Anda selama ini akan lebih mudah dalam menentukan lokasi mana yang lebih menjanjikan. Satu hal lagi yang paling penting adalah mencari tenaga kerja yang akan mengelola toko tersebut. Keuntungan yang akan diperoleh apabila Anda memiliki cabang antara lain selain omset bertambah perputaran barang juga cepat serta kuantitas barang lakunya semakin banyak sehingga Anda bisa belanja barang dalam partai besar yang harganya tentu lebih murah sehingga keuntungan juga semakin bertambah.


sumber : carapedia.com